TUGAS
PENGANTAR
MANAJEMEN UMUM
Di
susun untuk melengkapi tugas Pengantar Manajemen Umum
Disusun Oleh :
1.
Ardiyah Desiyanti
2.
Darpana
3.
Halimah Tusadiah
4.
Lucyana Damayanti Hermawan
5.
Siti Nur Hosidah
STMIK MIC
(MEDIA INFORMATIKA CENDEKIA)
CIKARANG
Harco Teknik Blok H3-H5 Kawasan Industri Jababeka, Cikarang 17550,
Jabar
2016
KATAPENGANTAR
Puji syukur kehadirat
Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan kami berbagai
macam nikmat, sehingga aktivitas hidup ini banyak diberikan keberkahan. Dengan
kemurahan yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga kami bisa
menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Ucapan terima kasih tidak lupa kami
haturkan kepada dosen dan teman-teman yang banyak membantu dalam penyusunan
makalah ini. Kami menyadari di dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, baik dari segi
tata bahasa maupun dalam hal pengkonsolidasian.
Oleh karena itu kami meminta maaf atas
ketidaksempurnaanya dan juga memohon kritik dan saran untuk kami agar bisa
lebih baik lagi dalam membuat karya tulis ini.
Harapan kami mudah-mudahan apa yang kami
susun ini bisa memberikan manfaat untuk diri kami sendiri,teman-teman, serta
orang lain.
DAFTAR ISI
Hal.
HALAMAN JUDUL…………………………………………………….................1
KATA PENGANTAR…………………………………………………...….......….2
DAFTAR ISI……………………………………………………….......…….....….3
Bab I MACAM – MACAM ORGANISASI………………………..…….....….4
1. Oraganisasi Lini…………………………………………………….......4
1.1 Kelebihan dan Kekurangan Organisasi
Lini ……………….......….4
1.2 Contoh Perusahaan yang mengunakan
Organisasi lini……....….....4
2. Organisai
Staff…………………………………………………………..6
2.1 Kelebihan dan Kekurangan Organisasi
Staff ………………............6
2.2 Contoh Perusahaan yang mengunakan
Organisasi Staff…......…......7
3. Organisasi
Fungsional……………………………………………...........7
3.1 Kelebihan dan Kekurangan Organisasi Fungsional………….......…9
3.1 Kelebihan dan Kekurangan Organisasi Fungsional………….......…9
3.2 Contoh Perusahaan yang mengunakan
Organisasi fungsiona.......…10
4. Organisasi
Campuran…………………………………………….......…12
4.1 Kelebihan dan Kekurangan Organisasi
Campuran……..….............12
4.2 Contoh Perusahaan yang mengunakan
Organisasi Campura........…12
Bab 2 DOKUMENTASI PRESENTASI
1. Pertanyaan – pertanyaan…………………………….......……..………..15
2. Foto
Dokumentasi……………………………………......……………...16
Bab 3 PENUTUP...................................................................................................17
Bab 4 DAFTAR PUSTAKA………………………………………...….....……..17
BAB
1
MACAM – MACAM ORGANISASI
1. Organisasi
Lini
Organisasi
Garis / Lini adalah suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang langsung
secara vertical dan sepenuhnya dari kepemimpinan terhadap bawahannya.
Bentuk lini juga disebut bentuk lurus atau
bentuk jalur. Bentuk ini merupakan bentuk yang dianggap paling tua dan
digunakan secara luas pada masa perkembangan industri pertama. Organisasi Lini
ini diciptakan oleh Henry Fayol.
1.1 Kelebihan dan kekurangan Organisasi
Lini
Keuntungan dari struktur organisasi ini
adalah:
1) Orang-orang yang mempunyai kekuasaan bertanggung-jawab dan terbuka.
2) Proses pengambilan keputusan berjalan dengan tepat.
3) Disiplin kerja yang mudah dikontrol
4) tingginya solidaritas diantara anggota
5) adanya kesempatan yang luas bagi para anggota untu dapat mengembangkan bakatnya.
1) Orang-orang yang mempunyai kekuasaan bertanggung-jawab dan terbuka.
2) Proses pengambilan keputusan berjalan dengan tepat.
3) Disiplin kerja yang mudah dikontrol
4) tingginya solidaritas diantara anggota
5) adanya kesempatan yang luas bagi para anggota untu dapat mengembangkan bakatnya.
Kerugian dari struktur organisasi ini adalah:
1) Tujuan organisasi sama, atau tujuan dari pihak-pihak tertentu saja.
2) Pimpinan organisasi terkadang berbuat semaunya.
3) kelangsungan hidup organisasi sangat ditentukan oleh seseorang.
4) Kurang didalam pengembangan aktifitas pada setiap anggota.
1) Tujuan organisasi sama, atau tujuan dari pihak-pihak tertentu saja.
2) Pimpinan organisasi terkadang berbuat semaunya.
3) kelangsungan hidup organisasi sangat ditentukan oleh seseorang.
4) Kurang didalam pengembangan aktifitas pada setiap anggota.
1.2 Contoh
perusahaan yang memakai organisasi lini
1. PT.Adhi Karya Tbk
Ø Visi :
Menjadi
Perusahaan Konstruksi Terkemuka di Asia Tenggara.
Ø Misi :
• Berkinerja
berdasarkan atas peningkatan corporate value secara incorporated
• Melakukan
proses pembelajaran (learning) dalam mencapai pertumbuhan (peningkatan corporate
value).
• Menerapkan
corporate culture yang simple tapi Membumi/dilaksanakan (down
to earth).
• Proaktif
melaksanakan lima lini bisnis secara profesional, governance, mendukung pertumbuhan
perusahaan.
• Partisipasi
aktif dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Corporate
Social Responsibility (CSR) seiring pertumbuhan perusahaan.
Ø Tujuan :
Menyadari pentingnya menerapkan tata Kelola Perusahaan yang Baik secara efekif dan efesien untuk meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan, dan juga sebagai benuk petranggungjawaban Perseroan kepada para Pemangku kepentingan.
Ø Strategi :
Sustainability
Development
adalah prioritas
bagi ADHI dalam upaya menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Asia Ternggara. ADHI yakin bahwa dalan pertumbuhannya, Perseroan harus mampu memberikan manfaat terbaik bagi segenap Pemangku Kepentingan.
STRUKTUR ORGANISASI
2. Organisasi staff
Adalah
suatu organisasi yang mempunyai hubungan dengan pucuk pimpinan dan mempunyai
fungsi memberikan bantuan, baik berupa pemikiran maupun bantuan yang lain demi
kelancaran tugas pimpinan dalam mencapai tujuan secara keseluruhan. (tidak mempunyai garis komando ke bawah)
2.1
kelebihan dan kekurangan organisasi staff
kelebihan organisasi staff
a.
Proses pengambilan keputusan cepat,
b.
Rasa solidaritas anggota organisasi,
c.
Dapat menjamin disiplin yang kuat/tinggi,
d.
Asas kesatuan komando (unity of commad), tampak
menonjol,
e. Koordinasi
relatif mudah dilaksanakan,
f.
Pengawasan secara ketat terhadap kegiatan para
pegawai/bawahan dapat dilaksanakan dengan mudah.
Kekurangan Organisasi staff
a.
Tujuan organisasi didasarkan atas tujuan pribadi,
b.
Kecenderungan pimpinan organisasi bertindak dictator,
c.
Organisasi tergantung pada seseorang,
d.
Kesempatan pengembangan spesialisasi terbatas,
e.
Perluasan organisasi berarti penambahan beban dan
tanggung jawab kepala dengan mudah
melampau spand of control,
f.
Anggota organisasi terutama bawahan tidak punya
kesempatan berkembang.
2.2
Contoh perusahaan yang menggunakan organisasi staff
A. Dinas Perindustrian Perdagangan dan
Koperasi Kota Bekasi
¢ Visi :
Maju dalam Jasa dan Pedagangan Serta Industri Kreatif yang Berbasis KUMKM
¢ Misi :
1. Mengembangkan KUMKM sebagai pelaku utama ekonomi dalam meningkatkan perekonomian yang berbasis industri kreatif.
2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pemberian peluangdan kepastian berusaha.
3. Memberikan pelayanan prima yang cepat, tepat dan akurat.
4. Menciptakan dan mengembangkan SDM, sarana prasarana teknologi, permodalan jejaring usaha, kemitraan,perluasan akses pemasaran, manajemen, serta organisasi koperasi, UMKM dan
1. Mengembangkan KUMKM sebagai pelaku utama ekonomi dalam meningkatkan perekonomian yang berbasis industri kreatif.
2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pemberian peluangdan kepastian berusaha.
3. Memberikan pelayanan prima yang cepat, tepat dan akurat.
4. Menciptakan dan mengembangkan SDM, sarana prasarana teknologi, permodalan jejaring usaha, kemitraan,perluasan akses pemasaran, manajemen, serta organisasi koperasi, UMKM dan
¢ Tujuan :
1. Meningkatkan keamanan bagi konsumen serta semakin dikenalnya produk UMKM Kota Bekasi.
2. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga memberikan kepuasan prima.
3. Meningkatkan kemampuan industri kecil dan menengah dalam meraih peluang usaha mengembangkan industri.
4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk serta meningkatnya promosi.
5. Meningkatkan keahlian pelaku industri, Perdagangan dan Koperasi
6. Meningkatkan kemandirian, koperasi, kesehatan organisasi serta meningkatnya usaha
1. Meningkatkan keamanan bagi konsumen serta semakin dikenalnya produk UMKM Kota Bekasi.
2. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga memberikan kepuasan prima.
3. Meningkatkan kemampuan industri kecil dan menengah dalam meraih peluang usaha mengembangkan industri.
4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk serta meningkatnya promosi.
5. Meningkatkan keahlian pelaku industri, Perdagangan dan Koperasi
6. Meningkatkan kemandirian, koperasi, kesehatan organisasi serta meningkatnya usaha
¢ Strategi
:
1. Promosi dan keamanan bagi konsumen
2. Peningkatan pelayanan prima dalam perdagangan
3. Peningkatan kapasitas IKM
4. Peningkatan mutu dan pemasaran produk IKM
5. Peningkatan kapasitas dan profesionalitas SDM pelaku Indagkop
6. Pengambangan kemandirian, koperasi, kesehatan organisasi dan volume usaha lembaga koperasi.
1. Promosi dan keamanan bagi konsumen
2. Peningkatan pelayanan prima dalam perdagangan
3. Peningkatan kapasitas IKM
4. Peningkatan mutu dan pemasaran produk IKM
5. Peningkatan kapasitas dan profesionalitas SDM pelaku Indagkop
6. Pengambangan kemandirian, koperasi, kesehatan organisasi dan volume usaha lembaga koperasi.
STRUKTUR ORGANISASI
3. Organisasi
Fungsional
Adalah suatu bentuk organisasi yang di dalamnya terdapat hubungan yang tidak
terlalu menekankan kepada hirarki struktural akan tetapi lebih banyak didasarkan
kepada sifat dan jenis
fungsi yang perlu dijalankan.
3.1
Kelebihan dan Kekurangan Organisasi Fungsional
Kelebihan organisasi Fungsional
a. Efisien melalui spesialisasi
b. Komunikasi dan jaringan keputusan
relatif lebih sederhana
c. Dapat mendelegasi keputusan operasional
sehari – hari
Kekurangan
Organisasi Fungsional
a. Dapat mendorong timbulnya persaingan dan
konflik antar fungsi
b. Mengakibatkan sulitnya koordinasi di
antara bidang – bidang fungsional
c. Membatasi pengembangan
ketrampilan manajer yang lebih luas
3.2
Contoh perusahaan yang menggunakan organisasi fungsional
A.
PT Unilever Indonesia
Ø VISI
“To become the first choice of consumer,
costumer and community”
Ø MISI
¢ Misi
Unilever adalah :
¢ Menjadi yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam
memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen
¢ Menjadi rekan yang utama bagi pelanggan, konsumen dan
komunitas.
¢ Menghilangkan kegiatan yang tak bernilai tambah dari
segala proses.
¢ Menjadi perusahaan terpilih bagi orang-orang dengan
kinerja yang tinggi.
¢ Bertujuan meningkatkan target pertumbuhan yang menguntungkan
dan memberikan imbalan di atas rata-rata karyawan dan pemegang saham.
¢ Mendapatkan kehormatan karena integritas tinggi, peduli
kepada masyarakat dan lingkungan hidup.
Ø Tujuan
Memenuhi kebutuhan
sehari-hari setiap anggota masyarakat dimanapun mereka berada, mengantisipasi
spirasi konsumen dan pelanggan, serata menanggapi secara kreatif dan kompetitif
dengan produk bermerek dan layanan yang meningkatkan kualitas kehidupan.
Ø Strategi
¢ Periklanan
¢ Promosi Penjualan
¢ Hubungan Publisitas
¢ Penjualan Secara Pribadi
¢ Pemasaran Langsung
STRUKTUR
ORGANISASI
4. Organisasi campuran
Adalah struktur yang menciptakan garis wewenangganda dan menggabungkan
departementalisasi fungsional dan produk.
4.1
Kelebihan dan Kekurangan organisasi campuran
Kelebihan organisasi campuran
a. Ada fleksibilitas pada organisasi dan membantu
perkembangan kreativitas,
b. Mendorong kerjasama antar berbagai keterampilan, dan
c. Merupakan tempat latihan manajer-manajer
stratejik.
Kekurangan
Organisasi campuran
a. Pertanggungan
jawab ganda dapat membuat kebingungan dan
kebijakan yang kontradiktif,
b. Sangat
memerlukan koordinasi horizontal dan vertikal, dan
c. Dapat
mengarah pada konflik antar bagian.
4.2
Contoh perusahaan yang menggunakan Organisasi Campuran
A.
PT.Telkom Indonesia
Ø Visi
Menjadi
Perusahaan yang unggul dalam penyelenggaraan TIME di
kawasan regional.
Ø Misi
¢ Menyediakan
layanan TIME yang berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif.
¢ Menjadi
model pengelolaan korporasi terbaik di Indonesia.
Ø Tujuan
¢ Menjadi
posisi terdepan dengan memperkokoh bisnis legacy dan meningkatkan bisnis
new wave untuk memperoleh 60% dari pendapatan industri pada tahun 2015.
Ø Inisiatif
Strategi
¢ Mengoptimalkan
layanan POTS dan memperkuat infrastruktur broadband.
¢ Mengkonsolidasikan
dan mengembangkan bisnis sambungan telepon nirkabel tidak bergerak/Fixed
Wireless Access (“FWA”) serta mengelola portofolio nirkabel.
¢ Mengintegrasikan
Solusi Ekosistem Telkom Group.
¢ Berinvestasi
di layanan Teknologi Informasi (TI).
¢ Berinvestasi
di bisnis media dan edutainment.
¢ Berinvestasi
pada peluang bisnis wholesale dan internasional yang strategis.
¢ Berinvestasi
pada peluang domestik yang strategis dengan mengoptimalkan penggunaan aset yang
dimiliki.
¢ Mengintegrasikan
Next Generation Network (“NGN”) dan Operational support system, Business
support system, Customer support system and Enterprise relations
management (“OBCE”).
¢ Menyelaraskan
struktur bisnis dengan pengelolaan portofolio.
¢ Melakukan
transformasi budaya Perusahaan.
STRUKTUR ORGANISASI
BAB
2
DOKUMENTASI
PRESENTASI
1. PERTANYAAN –
PERTANYAAN
1. Dari saudara Fernandius
Apa yang di
maksud CSR Dan apa fungsinya ?
Jawaban :
CSR (Program Corporate Social Reponsibility) adalah bentuk
pertanggungjawaban perusahaan terhadap lingkungan sekitar, sederhananya bahwa
setiap bentuk perusahaan mempunyai tanggungjawab untuk mengembangkan lingkungan
sekitarnya melalui program-program social, yang ditekankan adalah program
pendidikan dan lingkungan.
2.
Dari saudara Imam
Apa yang di maksud NGN ?
Jawaban
Next Generation Network adalah teknologi telekomunikasi yang berbasis
internet dan berbeda dengan teknologi 3G dan turunannya. Di pengertian lain,
NGN adalah sebuah jaringan packet-switched yang menyediakan berbagai layanan
telekomunikasi, menggunakan teknologi transportasi bagi beberapa bandwidth dan
kelas layanan.
2. Foto Dokumentasi
BAB
3
PENUTUP
Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang
menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan
kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami
peroleh hubungannya dengan makalah ini Penulis banyak berharap kepada para
pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang membangun kepada kami demi
sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis para
pembaca khusus pada penulis.
BAB 4
DAFTAR PUSTAKA
















0 comments:
Post a Comment