KHALIL GIBRAN


       Jiwaku adalah sahabat ku yang selalu menasihatiku dalam nestapa dan derita hidup ini. Siapa yang tidak bersahabat dengan jiwanya sendiri adalah musuh bagi kemanusiaan, dan siapa yang tak mampu mencari pembimbing kemanusiaanya di dalam dirinya sendiri akan hancur binasa. 



Kehidupan tumbuh dari dalam, dan tidak mengambil apapun dari luar.
       Aku datang untuk mengatakan sesuatu dan itu akan ku katakan sekarang. Namun jika kematian menghalangi pengucapanya, maka ia akan terucapkan esok hari, karena hari esok tak meninggalkan rahasia apaun juga di lembar buku keabadian.
       Aku datang untuk hidup dalam keagungan cinta dan sinaran keindahan, yang merupakan bayangan tuhan. Disini aku hidup, dan tak seorangpun mampu menggusurku dari tempat tinggalku ini karena merekapun akan tahu bahwa aku hidup akan hidup dalam kematian. Jika mereka menutup mataku maka gemercik cinta dan dendang keindahan masih terdengar oleh telingaku.
      Jika merka pun menymumbat telingaku maka aku akan masih dapat menikmati sentan lembut dari cinta dan aroma wangi keindahan.
        Jika mereka menggurungku di ruang kosong. Aku akan masih hidup bersama jiwaku, anak dari cinta dan keindahan.
         Aku datang ke sini bersama semuanya dan untuk semuanya, dan apa yang aku lakukan sekarang dalam kesendirianku akan di gemakan esok hari di tengah khalayak ramai
       Apa yang ku katakan hari ini denan satu hati akan juga di ucapkan banyak orang esok hari.

0 comments:

Post a Comment

share on facebook