Jiwaku adalah sahabat ku yang selalu menasihatiku dalam nestapa dan
derita hidup ini. Siapa yang tidak bersahabat dengan jiwanya sendiri adalah
musuh bagi kemanusiaan, dan siapa yang tak mampu mencari pembimbing
kemanusiaanya di dalam dirinya sendiri akan hancur binasa.
Kehidupan tumbuh dari dalam, dan tidak mengambil apapun dari luar.
Kehidupan tumbuh dari dalam, dan tidak mengambil apapun dari luar.
Aku datang untuk mengatakan sesuatu dan itu akan ku katakan sekarang.
Namun jika kematian menghalangi pengucapanya, maka ia akan terucapkan esok
hari, karena hari esok tak meninggalkan rahasia apaun juga di lembar buku
keabadian.
Aku datang untuk hidup dalam keagungan cinta dan sinaran keindahan, yang
merupakan bayangan tuhan. Disini aku hidup, dan tak seorangpun mampu
menggusurku dari tempat tinggalku ini karena merekapun akan tahu bahwa aku
hidup akan hidup dalam kematian. Jika mereka menutup mataku maka gemercik cinta
dan dendang keindahan masih terdengar oleh telingaku.
Jika merka pun menymumbat telingaku maka aku akan masih dapat menikmati sentan
lembut dari cinta dan aroma wangi keindahan.
Jika mereka menggurungku di ruang kosong. Aku akan masih hidup bersama
jiwaku, anak dari cinta dan keindahan.
Aku datang ke sini bersama semuanya dan untuk semuanya, dan apa yang aku
lakukan sekarang dalam kesendirianku akan di gemakan esok hari di tengah
khalayak ramai
Apa yang ku katakan hari ini denan satu hati akan juga di ucapkan banyak
orang esok hari.



0 comments:
Post a Comment